
Di dunia yang penuh dengan tantangan seperti sekarang, kebutuhan akan kemampuan berbahasa Inggris menjadi modal utama untuk meningkatkan potensi dalam diri secara maksimal. Sebagai mahasiswa, kemampuan public speaking menjadi aset yang sangat berharga. Akan tetapi pada kenyataannya, kemampuan public speaking terlebih lagi dalam bahasa Inggris di kalangan mahasiswa masih jarang dilakukan. Melihat fenomena tersebut, jurusan Sastra Inggris dan program studi IBM berkolaborasi dengan klub Toastmasters, sebuah lembaga non-profit di bidang public speaking dalam bahasa Inggris, mengadakan Inter-University International Speech Contest 2010 pada hari Jumat, 9 April yang lalu di ruang AV T-502 dengan salah satu jurinya mantan Menteri Pendidikan RI (1993-1998), Prof. Dr. -Ing. Wardiman Djojonegoro.
Perlombaan ini menantang para mahasiswa untuk lebih meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris terutama dalam hal public speaking. Dalam perlombaan ini para peserta diminta menyampaikan suatu topik bebas yang menarik asal tidak menyinggung SARA dengan durasi waktu maximal 7 menit. "Karena ini proyek pertama, Toastmaster hanya mengundang 10 universitas terkemuka di Surabaya dan sekitarnya untuk mengirimkan satu perwakilannya. Jadi seleksi pertama langsung dari kampusnya masing-masing" ujar Herwindy selaku seketaris lomba. Sebanyak 10 orang peserta dari 9 kampus yang berbeda telah mendaftar diantara dari ITS, IAIN, IEU, UPH, UWM, Ubaya, Unair, Unesa, dan UK Petra.
Fredy, salah satu peserta lomba dari Ubaya yang membawakan topik Fatwa Haram Rokok awalnya mengikuti lomba karena mendapat tawaran dari Pusat Bahasa Ubaya. "Aku ikut lomba ini karena aku senang dengan bahasa Inggris dan kompetisi ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk menguji kemampuan bahasa Inggrisku " ujar mahasiswa angkatan 2007 jurusan Teknik Industri ini. Para pemenang mendapatkan sertifikat dan piala. Pemenang pertama diraih oleh Aini Rachmania (ITS), dengan topik Dare to Begin. Sedangkan pemenang kedua adalah Devita Anggraeni Nurheman (UK Petra-IBM) dengan topik We are All In This Together. Dan pemenang ketiga di raih oleh Maria Chitra Astrianan Hadiwijana (Unair), dengan topik Standing Out from the crowd. (Ajeng)





